MENU

Stay Green

0
3824
0
Berikut secara gitu aja adalah sebuah catatan kecil tentang STAY GREEN. 
 
*sambil mendengarkan musik kereta,suara roda baja menggilas jalan baja.timur.*
(disaring dari berbagai macam sumber, berikut jadinya, yegituaja)
 
STAY GREEN Episode 1: Engutan (Persenggamaan).
Pasangan kaka-kaka dan dede-dede (18-30 tahun) yang melakukan hubungan sex akan menghasilkan: 
Kaka-kaka: 9 kalori/menit. Dede-dede: 8 kalori/menit.
Jika dijumlah kaka dan dede menghasilkan 17 kalori/menit per hubungan sex.
Jika dikonversi 1 kWh = 860.000 kalori. Maka kaka dan dede yang lagi engutan selama 20 menit akan menghasilkan kalori yg setara listrik 0.395 Wh.
Jika kaka dan dede engutan massal/berbarengan katakanlah 100.000 kaka/dede, dengan rata-rata engutan 20 menit akan menghasilkan listrik 39,5 kWh.
Jumlah kebutuhan listrik per rumah tangga perhari rata-rata 3,91 kWh. 100.000 kaka/dede engutan 20 menit bisa memenuhi kebutuhan listrik 10 hari.
 
STAY GREEN Episode 2: Matahari.
Di setiap atap 40 rumah dan sekolah di Donggwang, Korea Selatan terdapat panel-panel surya berukuran besar.
Dengan memanfaatkan teknologi pembangkit listrik tenaga matahari seluruh penduduk Donggwang dapat menikmati listrik gratis setiap hari.
Korea Selatan adalah negeri semi-tropis. Nusantara mendapat matahari lebih banyak setiap tahunnya dibanding korsel.
gitu doang.
 
STAY GREEN Episode 3: Air (Water)
“Hak atas Air adalah Hak asasi Manusia. Dan oleh karena itu air adalah barang publik yang tidak boleh dimonopoli dan diprivatisasi.“
Di Klaten dan Sukabumi, jejak-jejak kehancuran sudah terlihat nyata, kekeringan. Ini adalah akibat penambangan Air untuk dikemas dalam plastik.
Aqua Danone adalah Perusahaan yang terbanyak menghisap air dan memanipulasi kesadaran akan pentingnya pelestarian sumber mata air.
Aqua Danone memiliki 14 Pabrik dan memonopoli puluhan mata air. Dari tahun 2001 hingga 2008, Aqua Danone menyedot lebih dari 30 Milyar liter air.
Padarincang di Serang – Banten dan Gekbrong di Cianjur – Jawa Barat adalah dua daerah yang akan menjadi korban ekspansi Danone berikutnya.
Warga di beberapa kecamatan di Cianjur – Jabar (penghasil beras pandanwangi) terpaksa membeli air dalam kemasan sekedar untuk mengairi sawahnya.
Perusahaan air minum dalam kemasan selama puluhan tahun telah mengeksplotasi air di kawasan Cianjur.
Ades dan Aqua menguasai sumber mata air di dua sungai yaitu Sungai Ciranjang dan Sungai Cidahu.
Pada 2015, diprediksi hanya 88% penduduk Asia Tenggara yang bisa menikmati air bersih, 22% sisanya harus terjebak dg sanitasi air yang buruk.
Hal itu disebabkan terutama oleh penambangan air besar-besaran yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
Stay green. The blue is evil. Kurangi mengkonsumsi air minum dalam kemasan.
Minum air minum dalam kemasan setara dengan minum darah manusia-manusia yang mengalami kekeringan akibat eksploitasi air di sumber air mereka. Vampire menghisap darah langsung dari sumbernya dengan akibat kematian saat itu juga. Konsumsi AMDK menyebabkan kematian secara perlahan.
 
STAY GREEN Episode 4: Padi
Salah satu keahlian yang harus dimiliki manusia menjelang “PERISTIWA BESAR” adalah mencipta makanan sendiri.
Menanam padi adalah salah satu yang paling penting.
Secara drastis sawah sudah jauh berkurang kuantitasnya digantikan perumahan-perumahan baru.
Menanam padi di halaman rumah ternyata bisa dilakukan dengan memakai pot dan sistem bertingkat.
Menanam padi menjadi lebih penting karena pada kenyataannya padi lebih sedikit memerlukan air ketimbang beternak sapi.
Untuk menghasilkan 1 kg daging sapi diperlukan air sebanyak 13.620 liter. Untuk menghasilkan 1 kg nasi hanya diperlukan 3.400 liter air.
Ketika air bersih dikuasai korporasi dan dipenjara dalam botol-botol plastik, harganya melonjak tinggi, dapat dibayangkan berapa harga beras per liternya jika seluruh sektor pertanian dikuasai korporasi (yang saat ini sedang menuju ke arah sana).
 
STAY GREEN Episode 5: Kelapa Sawit
Jika memang niat, kita bisa menghindar dari mengonsumsi produk-produk hasil olahan kelapa sawit.
Produk olahan kelapa sawit diantaranya adalah: minyak goreng dan kosmetik (termasuk sabun/shampoo/pasta gigi).
Sabun/shampoo bisa diganti tanaman lidah buaya.
Mengurangi menggoreng makanan, perbanyak makanan yang bisa direbus.
Kamu sudah cantik tanpa kosmetik.
Hutan hujan tropis Indonesia merupakan bagian dari 10% hutan tropis dunia yang masih tersisa. 
Perkebunan kelapa sawit ditambah beberapa hal lainnya telah menggasak 72 persen hutan nusantara.
Artinya planet bumi telah kehilangan sumber oksigen sebanyak 7,2 persen.
Di Indonesia berdasarkan hasil penafsiran citra landsat tahun 2000 terdapat 101,73 juta hektare hutan dan lahan rusak, diantaranya seluas 59,62 juta hektare berada dalam kawasan hutan.
Konversi hutan menjadi area perkebunan (seperti kelapa sawit), telah merusak lebih dari 7 juta ha hutan sampai akhir 1997.
Selalu ada harga yang harus dibayar untuk sesuatu. Butuh oksigen? Kurangi pake sabun-sabun pabrikan dan kurangi masak pake minyak goreng.